Minggu, 19 Februari 2012

Kemarin siang-sore

Waktu siang menuju sore yang tak biasanya. Mendung sudah mulai terlihat, matahari mulai bersembunyi. Kilat dan petir yang mulai menunjukkan hebatnya, seolah mereka yang menguasai langit, mendung, awan, hujan, angkasa. Perlahan mendung pun mulai bergulat dengan kilat dan petir, mereka seakan bersaing untuk menurunkan air tawar ke bumi, yang namanya hujan.
Beberapa jam kemudian, rintik-rintik hujan, gerimis pun turun, sedikit-sedikit, kemudian air tawar pun turun dengan derasnya mengguyur bumi. Basah sudah semuanya, kuyup. Mendung sudah berdamai dengan kilat dan petir. Petir pun menggelegar sangat keras sore itu. Senja tepatnya. Senja menuju malam diiringi petir yang sangat keras, mengejutkan. Hujan pun masih turun dengan tenangnya, tak terlalu deras memang namun dingin cukup merasuk hingga sangat melenakan orang-orang yang sedang di dalam rumah. Ada yang sibuk dengan pekerjaannya, istirahatnya, nonton TV nya, dan lainnya. Masih juga tidak tergerak untuk pergi keluar rumah. Suasana yang sangat nyaman memang untuk beraktivitas di dalam rumah.
Tapi , ada rasa khawatir dalam diri akan adanya sahabat yang sedang di luar rumah. Entah ia sedang berada dimana dan melakukan apa, ia cukup was-was tapi tetap yakin bahwa Alloh pasti menjaganya. Semoga ia memang baik-baik saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar