Sepakat dengan peribahasa ini??
Tinggal di bumi yang penuh dengan aturan memang sebuah fitrah dalam hidup. Sebagai manusia yang tinggal di belahan bumi itu maka harus menjunjung apa yang sudah diatur di dalamnya, sampai urusan terkecil sekalipun. Belahan bumi yang mungkin kurang membuat beberapa penghuninya tidak berkembang, potensinya tidak termanfaatkan dengan baik, hanya sekedar mengikuti arus yang sudah ditetapkan tanpa bisa memepertanyakan kenapa dan untuk apa?
Akhirnya yang ada adalah kebosanan yang melanda, tak berhenti, tak ada solusi yang signifikan, hanya diri sendiri yang bisa mengatasi kegalauan diri.
Kalau tinggal di belahan bumi yang sempit, penghuni-penghuninya juga pemikirannya sempit, cuma punya 1 kacamata. Akhirnya yang ada adalah saling menyalahkan. Padahal, belahan bumi itu sedang dalam keadaan HAMPIR SEKARAT. Sebuah aturan dan system yang sudah dibuat di belahan bumi itu sangat sulit diubah, akhirnya SEKARATnya belahan bumi itu pun tidak kunjung membaik.
Maka dari itu, kacamata yang banyak itu juga penting, supaya nggak ketinggalan zaman. Sebenarnya masih bisa diubah belahan bumi itu menjadi lebih baik. Namun, para pejabat2 tinggi di sana yang seolah tidak membuka lebar-lebar kesempatan dan peluan untuk perubahan yang cukup signifikan. Karena itu tadi, kebanyakan dari mereka cuma punya 1 kacamata. Jadi ketika melihat orang yang cukup aneh,berbeda, “nakal” (katanya) langsung menangkisnya mentah-mentah. Memilih untuk menjauh dan menikmati aturan dan system yang sudah ada.
Memang, kita sebagai manusia, harus menghargai dimana tempat kita berada, karakternya seperti apa tapi bukan berarti mengikuti yang kebanyakan itu kan? Yang terpenting mengikuti apa yang sudah diperintahkan oleh Alloh dan soal “style” berbeda boleh-boleh saja kan?? Apa itu salah?
Kalau sudah HAMPIR SEKARAT, terus gimana coba? Apa yang bisa dilakukan dengan system yang ada sekarang ini???
Menjunjung langit dimana kita berpijak memang benar, namun tak seluruhnya harus seperti yang ada di bumi itu kan?? Berbeda boleh, asal tidak menyalahi aturan agama, betul tidak?? Menjadi inisiator perubahan itu juga butuh massa, tidak bisa sendiri…
Kalau sendirian berbahaya, bisa-bisa didepak dan diasingkan ke planet Mars…..
Selamat Menginterpretasi! ^-^
21th of June, 2011
00:38 @comfortplace
Tidak ada komentar:
Posting Komentar