Kamis, 24 November 2011

"Mereka"

Tiada yang paling membahagiakan ketika melihat senyum mereka

dengan muka yang terlihat lelah tapi salut masih ada senyum tulus

sapaan pun tak sungkan mereka lontarkan

senyuman, keluhan, curahan mereka terpancar tulus

walau kadang hanya bisa menjadi tempat melepas senyuman dan keluhan

tanpa bisa membantu



jika ada hati yang sedang lemah, jiwa yang sedang lelah, bosan, penat

maka....

lihatlah mereka yang tak henti berkarya

tak gentar dengan banyak hal yang harus dituntaskan



sungguh, ketika hanya melihat mereka sekali saja

bisa menghancurkan kelemahan hati, jiwa yang saat itu sedang melanda



mencoba tak menampakkan sedikitpun gurat kelemahan hati dan jiwa

perlahan kusunggingkan senyum, canda ke mereka

mereka pun sama

obrolan pun mengalir tak henti

walau sambil berfikir juga

berfikir keras...



dengan berbagai cara, mencoba tak menampakkan kesedihan dan kecemasan

yang ada hanyalah kata-kata penyemangat, balasan senyuman dan sapaan

canda tawa untuk sekedar menghibur



sampai saat melihat mereka kesakitan karena lelah mereka, pikiran mereka

beberapa pun mulai berjatuhan, lelah itu pasti

namun mereka tak sungkan berbagi



"lagi kenapa?"

pertanyaan klasik, hehe

"udah hampir tepar,tapi masih ada yang menanti"



tak bisa berkata-kata



namun mereka tetap bersemangat, apapun yang terjadi mereka harus menuntaskannya

tak kenal lelah, tak gentar mencari, keliling, mobile....



dan.....



masih ada senyum "kecil" dalam hati mereka



tak ada alasan untuk tidak bahagia

tak ada alasan untuk berlari

tak ada alasan untuk meninggalkan

tak ada alasan untuk tidak menyunggingkan senyum lebih lebar daripada mereka

tak ada alasan sungguh untuk tidak mencintai, memberi, mengasihi

siapapun kita, dimanapun berada,



Mereka adalah mutiara-mutiara yang akan menyinari bumi ungu dengan sejuta cinta dan menyebarkan aroma-aroma surga kepada siapapun di bumi itu.

merekalah para petarung sejati yang tak akan berhenti belajar







kupersembahkan senyum dan cinta dari hati yang terdalam untuk "mereka"





November 2011