Untuk yang ke sekian kalinya aku merasakannya kembali, entah ini penting atau tidak, yang jelas, di saat-saat aku merasa sendiri tak ada yang bisa kulakukan kecuali mengingat wajah-wajah sahabatku dan sekaligus saudaraku,
kadang aku berlebihan memikirkan itu....
ada yang pernah berkata padaku....
"kita memang hakikatnya sendiri"
tapi aku ga suka sendiri, sendiri itu terlalu menyiksa dan membuatku tak bergairah dan bersemangat
mungkin hanya kadang kala saja aku bisa menikmati kesendirian namun kebanyakan aku tak menyukainya
entah orang mau berkata apa, aku memang egois, kadang tak memperdulikan kata orang, kritik orang, saran, dan sebagainya
teringat dulu waktu SMP dan SMA aku mempunyai teman-teman yang asyik, aku selalu bersama mereka,
sekarang pun juga terulang, aku memiliki saudara-saudara yang sangat baik, mungkin aku tak bisa membalasnya
kakak-kakak yang penyayang dan perhatian,
itu membuatku bahagia, melihat mereka bahagia pun aku turut bahagia
kadang aku merasa sangat jauh dengan mereka, kadang juga sangat dekat
ketika aku merasa jauh dengan mereka, aku pun mengeluarkan senjata ampuh, hp, kukirimkan sms-sms apapun ke mereka, tausiyah apalah, itu pertanda bahwa aku sedang merindukan mereka....
Kadang ketika aku bertemu mereka, aku tak bsa berkata apa-apa, hanya dengan salam, kemudian berkata "apa kabar?", bersalaman dengan yang wanita, dan sebagainya
Bahkan aku pun tak bisa mengatakan bahwa aku merindukan mereka, dengan lisanku sendiri.......
namun ketika sudah berkumpul dengan saudara-saudaraku yang sering berkumpul denganku, kegilaanku pun muncul, mereka pun juga
aku menjadi sangat bahagia, terlalu bahagia mungkin, lebay, pokoknya kayak gitulah
dari dulu aku memang tak pernah punya sahabat yang sangat dekat sampai apapun yang sedang kurasakan diketahui olehnya
aku selalu bersikap sok tegar di hadapan sahabat-shabatku, seolah aku tak apa-apa pdhal sebenarnya tidak seperti itu
Tak tahulah........................
*lonelyperson*
kadang aku berlebihan memikirkan itu....
ada yang pernah berkata padaku....
"kita memang hakikatnya sendiri"
tapi aku ga suka sendiri, sendiri itu terlalu menyiksa dan membuatku tak bergairah dan bersemangat
mungkin hanya kadang kala saja aku bisa menikmati kesendirian namun kebanyakan aku tak menyukainya
entah orang mau berkata apa, aku memang egois, kadang tak memperdulikan kata orang, kritik orang, saran, dan sebagainya
teringat dulu waktu SMP dan SMA aku mempunyai teman-teman yang asyik, aku selalu bersama mereka,
sekarang pun juga terulang, aku memiliki saudara-saudara yang sangat baik, mungkin aku tak bisa membalasnya
kakak-kakak yang penyayang dan perhatian,
itu membuatku bahagia, melihat mereka bahagia pun aku turut bahagia
kadang aku merasa sangat jauh dengan mereka, kadang juga sangat dekat
ketika aku merasa jauh dengan mereka, aku pun mengeluarkan senjata ampuh, hp, kukirimkan sms-sms apapun ke mereka, tausiyah apalah, itu pertanda bahwa aku sedang merindukan mereka....
Kadang ketika aku bertemu mereka, aku tak bsa berkata apa-apa, hanya dengan salam, kemudian berkata "apa kabar?", bersalaman dengan yang wanita, dan sebagainya
Bahkan aku pun tak bisa mengatakan bahwa aku merindukan mereka, dengan lisanku sendiri.......
namun ketika sudah berkumpul dengan saudara-saudaraku yang sering berkumpul denganku, kegilaanku pun muncul, mereka pun juga
aku menjadi sangat bahagia, terlalu bahagia mungkin, lebay, pokoknya kayak gitulah
dari dulu aku memang tak pernah punya sahabat yang sangat dekat sampai apapun yang sedang kurasakan diketahui olehnya
aku selalu bersikap sok tegar di hadapan sahabat-shabatku, seolah aku tak apa-apa pdhal sebenarnya tidak seperti itu
Tak tahulah........................
*lonelyperson*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar